Sabtu, 15 Agustus 2015

Susah Menjelaskannya

Seorang peternak tampak sedang mabuk di siang bolong.
Tetangga yang kebetulan lewat bertanya kepadanya,

“Hai, siang bolong begini kamu kok malah mabuk?”.

Si peternak cuma geleng-geleng kepala,” Susah aku menjelaskannya”, ia menjawab tampak putus asa.
 

“Ada apa sih?, kok sepertinya serius banget?”, tetangga bertanya penasaran.

“Baiklah”, kata peternak, “Pagi tadi aku sedang memerah susu sapi di kandang. Begitu dapat satu ember, sapi sialan itu mengangkat kaki kiri belakangnya dan menendang ember susu itu hingga tumpah semua, dasar sapi sialan, lalu aku ikat saja kaki kiri belakang sapi itu ke tiang.”
Si tetangga berusaha menghibur, ” oke…, tapi itu kan nggak parah-parah amat?”

Sambil menggerutu si peternak melanjutkan,” Itu belum seberapa, selanjutnya aku teruskan memeras susu sapi sialan itu, baru dapat lagi satu ember, lagi lagi sapi itu mengangkat kaki kanan belakangnya, dan kembali ember susu ditendangnya dan tumpah semua untuk yang ke dua kali. Lantas aku ikat pula kaki kanan belakang ke tiang.

Selanjutnya kuperas lagi susu sapi itu, sekarang giliran ekornya mengibas dan emberpun tumpah lagi”.

“Ooo gitu to?”, si tetangga berkata, “Tapi itu kan gak parah juga, buktinya kamu masih bisa menjelaskan,”.

“Itu belum semuanya, kemudian aku mengikat ekor sapi keparat itu ke tiang dengan ikat pinggangku karena tak ada tali lagi. Saat itu celanaku malah melorot, dan pada saat yang sama istriku masuk ke kandang… Itulah yang aku susah menjelaskan”.

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More