Sabtu, 20 Agustus 2016

Emas Pertama Kejurnas Pertama Hapkido diraih Kaltim

Arief Rahman (first gold medal)
YOGYAKARTA.KABARKALTIM.CO.ID - Sejarah baru sukses ditorehkan tim Hapkido Kalimantan Timur. Pada ajang Kejuaraan Nasional ynag pertama sepanjang keberadaan olahraga beladiri ini di bumi pertiwi Indonesia. 

Olahraga beladiri asal Korea Selatan ini memang olahraga yang baru seumur jagung berada dan ternaungi dalam managemen organisasi terpusat dalam Pengurus Pusat Hapkido Indonesia (PPHI), bahkan keberadaannyapun belum terdaftar sebagai bagian dari Komite Nasional Indonesia (KONI).  Namun hal tersebut tak menyurutkan langkah para penggiat dan praktisi olahraga  adu tendang pukul dan banting ini untuk menjadikannya wadah sebagai sarana meraih prestasi dan mengharumkan nama daerah Kalimantan Timur. 

Bahkan Pengurus Daerah (Pengda) nya pun belum terbentuk, baru ada satu kepengurusan tingfkat cabang (Pengcab) saja yang sudah terbentuk, yaitu Kota Balikpapan. 

Adalah para pioneer yang mencoba bersahabat dengan segala keterbatasan dan kekurangan yang ada, Hapkido Kalimantan Timur melalui Kota Balikpapan, Samarinda dan Batukajang (Paser) bersinergi untuk mengharumkan Kalimantan Timur di kancah Nasional dalam ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Hapkido pertama yang dilangsungkan tahun ini 2016 di Yogyakarta.
Peruntungan pun bersambut, Bagus Sigit, Agustian Sukma dan Juli Prastomo selaku leader Hapkido di Pulau Borneo, bersinergi dan mendapat dukungan dari Ketua Pengcab Hapkido Indonesia Kota Balikpapan Andi Amir Solong, berhasil memberangkatkan tim yang berpadu dalam bendera Hapkido Kalimantan Timur.

Tim yang berjumlah 10 atlit dan 4 official serta dikomandoi langsung oleh Andi Amir Solong pun sukses mencatat sejarah pada Kejurnas Hapkido yang pertama pada hari pertama kejuaraan. Tercatat bahwa medali emas pertama kejuaraan ini diraih oleh atlit Kalimantan Timur.

Arif Rahman, atlit asal Batukajang Paser berhasil meraih medali emas pada debut pertamanya dalam ajang kejurnas pada nomor Long Jump Nakbob (Lompat jauh) Senior Putra. Arif sukses meraih lompatan terjauh mengalahkan pesaingnya dari DKI, Bengkulu, Jawa Timur dan DIY.

Tak hanya itu, kebanggan Kalimantan Timur masih ditambah dengan raihan prestasi yang lain, yaitu Muhammad Mustofa Hilmi, sukses juga meraih medali emas melalui nomor  Daeryun (tarung) Kadet putra kelas 44 Kg, Hilmi sukses memupus mimpi Jansen Revandi (Kepulauan Riau) di partai final. 

Kemudian medali perak dipersembahkan Georghen Yefta Tuuk melalui nomor Nakbob High Jump (Lompat Tinggi) senior putra. Georghen gagal mengungguli Zaidil Hamdi atlit dari Bengkulu.

Dan satu lagi medali di hari pertama ini adalah satu perunggu dari Cut Aaliya Arabela yang berlaga di nomor daeryun under 50 kg Kadet putri. 

Akan bertanding esok hari atlit Kalimantan Timur, Harry Sudhana dan Bagus Sigit (daeryun kelas heavy), Agustian Sukma (daeryun kelas feather), Edy Mirwan dan Edy Yuliantara (daeryun kelas Fin), serta Teuku Carles (daeryun kelas Welter). (jp)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More