Senin, 13 Maret 2017

MEMBANGUN DESA BERSAMA TEMAN DESA (SISTEM MANAJEMEN DESA)


Catatan:  Arie Setiawan (Direktur PT Lintas Data Intermedia)



Kades Pringgowijayan, Supriyono, siap mewujkan desa mandiri
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID-Nawacita Presiden Republik Indonesia Joko Widodo nomor 3 yaitu ‘Membangun Indonesia' dari pinggiran dengan memperkuat daerah-daerah dan desa dalam kerangka negara kesatuan, untuk itu Kementerian Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi merumuskan kebijakan yang dituangkan dalam Permendes nomor 22 tahun 2017 tentang PENETAPAN PRIORITAS PENGGUNAAN DANA DESA, salah satunya prioritas pengelolaan informasi dan komunikasi.

Sesuai dengan amanat UU No. 6/2014 tentang Desa, tujuan pembangunan desa adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan kualitas hidup manusia serta penanggulangan kemiskinan melalui pemenuhan kebutuhan dasar, pembangunan sarana dan prasarana desa, membangun potensi ekonomi lokal serta pemanfaatan sumber daya alam dan lingkungan secara berkelanjutan.

Untuk itu Desa Pringgowijayan Kecamatan Kutoarjo Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, menerapkan satu Sistem Manajemen Desa atau lebih dikenal dengan TEMAN DESA, agar tata kelola pemerintahan desa menjadi lebih rapi dan transparan.

TEMAN DESA (Sistem Manajemen Desa) itu sendiri adalah sebuah konsep pembangunan pedesaan yang memberdayakan masyarakat dengan sarana teknologi informasi yang mumpuni. Dengan hadirnya infrastruktur teknologi informasi dan telekomunikasi, masyarakat dapat mengakses informasi secara luas yang setara dengan masyarakat perkotaan.

Tidak hanya itu dengan menerapkan TEMAN DESA, Desa Pringgowijayan mulai menuju desa digital dengan pelayanan berbasis IT. Hadirnya Web Desa akan memberikan informasi kepada publik tentang potensi-potensi yang ada di desa, baik potensi sumber daya alam maupun potensi hasil kerajinan masyarakat desa.
Desa Pringgowijayan juga menerapkan E-Resgistrasi Online untuk pendaftaran berbagai surat pengantar ataupun keperluan kependudukan lainnya. Juga ada SILADU (sistem pelaporan dan pengaduan), ada juga E-Pojok desa sebagai tempat diskusi warga online, ditambah lagi Desa Pringgowijayan juga mempunyai E-Library atau perpustakaan digital. Semua sistem tersebut bisa diakses dimana saja dengan aplikasi E-Pringgo yang berbasis Mobile Aplication Andorid.

Menurut Supriyono selaku Kepala DesaP ringgowijayan, pembangunan pedesaan diarahkan untuk penguatan desa dan masyarakatnya, serta pengembangan pusat-pusat pertumbuhan di pedesaan untuk mendorong pengembangan perdesaan berkelanjutan yang memiliki ketahanan sosial, ekonomi, dan ekologi serta mendorong keterkaitan desa-kotas ehingga Desa Pringgowijayan menjadi DESA MANDIRI.

Konsep desa mandiri ini akan semakin berkembang apabila pembangunannya telah didukung oleh jaringan infrastruktur informasi dan komunikasi yang sudah memadai. Pada akhirnya meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (human capacity building), dengan transfer pengetahuan, diharapkan indeks prestasi manusia di desa semakin meningkat sehingga terbentuk masyarakat informasi (knowledge-based society).

Kerja sama DesaPringgowijayan dengan PT Lintas Data Intermedia melalui TEMAN DESA,  diharapkanakan mendorong terciptanya Tata Kelola Desa yang baik dengan mempersiapkan data, informasi, dan indeks desa yang digunakan sebagai acuan bersama dalam perencanaan dan pembangunan serta monitoring dan evaluasi kemajuan perkembangan desa. 
Pengembangan Ekonomi Pedesaan dengan meningkatkan kegiatan ekonomi desa yang berbasis komoditas unggulan, meningkatkan akses masyarakat desat erhadap modal usaha, pemasaran dan informasi pasar. Mengembangkan lembaga pendukung ekonomi desa seperti koperasi, dan BUMDesa, dan lembaga ekonomi mikro lainnya. Peran aktif masyarakat desa dalam hal perencaaan dan pembangunandesa. (*)

2 komentar:

dengan menggunakan teknologi informasi, desa siap membangun...mantabs..

web desanya keren, desainya menarik dan informatif..

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More