Sabtu, 29 April 2017

Hak Angket KPK, Sinber Kaltim Kecam DPR


Tidak Sesuai Pasal 79 UU No 17/2014


Anggota Sinber Kaltim mengecam DPR terkait hak angket KPK
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Jumat 28 April 2017 DPR memutuskan penggunaan hak angket terhadap KPK. Mesti mendapatkan banyak penolakan, pimpinan DPR khususnya Fahri Hamzah bersikukuh untuk memuluskan penggunaan hak angket terhadap KPK. Atas hal tersebut, Sinjai Bersaudara (Sinber) Kaltim menyampaikan pandangannya. Pandangan Sinber Kaltim disampaikan Koordinator Divisi Advokasi Zakaria Daming kepada kabarkaltim.co.id WhatsApp, Sabtu (29/04/2017). 


Menurut Sinber Kaltim, hak angket terhadap KPK tidak sesuai dengan Pasal 79 ayat (3) UU nomor 17 Tahun 2014 tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD, hak angket hanya ditujukan ke pelaksanaan undang-undang dan/atau kebijakan pemerintah. KPK tidak termasuk dalam ketentuan pasal tersebut. 

"Proses pengambilan keputusan dalam hak angket yang diadakan pada Jumat 28 April 2017 tidak memenuhi quorum. Oleh karena itu hak angket terhadap KPK adalah batal demi hukum,” ucap Zakaria. 

Atas fakta tersebut, Sinber Kaltim menyatakan sikap sebagai, mengecam sikap DPR terhadap penggunaan hak angket yang bertentangan dengan peraturan perundang-undangan. Mendesak DPR untuk menghentikan intervensi dan manuver politik yang kontra-produktif. Mendukung KPK untuk tidak memenuhi panggilan angket karena batal demi hukum. 
"Mencabut dukungan terhadap anggota DPRD RI Perwakilan Kaltim yang ikut mendukung angket KPK,” tegas Zakaria. (beny

SUSUNAN ANGGOTA SINJAI BERSAUDARA KALTIM
1.Herry Soenaryo                                     8. Ali
2.Daeng Ramli                                          9.Edy        
3.Achmad Nur Aini                                   10.Dadang Syahadah
4.Muhammad Arfah                                  11.Bastian Hadi                                        
5.Muhammad Ali                                       12.Yulisman
6.Zakaria Daming                                      13.Beny.S
7.Rachmad                                                14.Iqro

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More