Minggu, 24 September 2017

Beda Pilihan Politik Biasa, Hindari Perpecahan Anak Bangsa


Suyoso Nantra
BALIKPAPAN, KABARKALTIM.CO.ID-Menghadapi berbagai pelaksanaan pesta demokrasi serentak di tanah air, hingga agenda besar yaitu pemilihan presiden dan pemilu legislatif, pengamat sosial politik tanah air Suyoso Nantra SSos MM mengharapkan semua elemen bangsa mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa. 
Terutama para penyelenggara pemilu hingga aparat, untuk dapat melakukan tugas pokok dan fungsinya dengan baik dan semaksimal mungkin. "Pilpres 2019 yang juga digelar pemilu legislatif. 2018 secara serentak pemilihan gubernur dan juga bupati/wali kota di berbagai daerah di tanah air. Pemilu adalah suatu pesta demokrasi, hal yang biasa untuk menentukan pemimpin. Jangan sampai terjadi perpecahan, pilihan politik yang beda adalah hal biasa, namun persatuan dan kesatuan bangsa adalah yang utama," ungkap Suyoso, Minggu (24/9/2017) malam. 
Diakui berbagai isu mulai berhembus jelang agenda akbar pemilu presiden, diharapkan semua elemen masyarakat selalu mawas diri, tidak terpancing provokasi, selalu mengecek setiap informasi yang beredar. Apalagi banyak berita hoax yang dihembuskan pihak-pihak tidak bertanggung jawab, jangan sampai terjadi perpecahan anak bangsa. 
"Pembelajaran politik harus berjalan, hingga menuju masyarakat yang dewasa dalam berdemokrasi. Dengan demokrasi yang baik, hasilnya juga berkualitas yaitu pemimpin yang benar-benar dikehendaki atau aspirasi dari rakyat karena track record yang baik," seru dia. 
"Para calon juga hendaknya bersaing secara sehat. Utamakan penyampaian visi misi, program unggulan untuk disampaikan ke publik, biar masyarakat sendiri yang menilai. Sekali lagi, jangan sampai mengorbakan rakya kecil atau terjadi perpecahan anak bangsa, utamakan dan junjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa," tegas Suyoso. (tw)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More