Minggu, 12 November 2017

Aklamasi, Suprih Suhartono Kembali Pimpin Paguyuban Penghayat Kapribaden


Ajak Para Penghayat Kepercayaan Terus Lestarikan Kearifan Lokal


Suprih Suhartono
PURWOREJO, KABARJATENG.CO.ID-Pelaksanaan musyawarah nasional (munas) VI Paguyuban Penghayat Kapribaden berjalan sukses. Hingga berita ini diturunkan pelaksanaan munas di Sasana Adirasa Kapribaden Desa Kalinongko Kecamatan Loano, Purworejo, masih berlangsung. 

Informasi yang diterima kabarjateng.co.id, secara aklamasi akhirnya Suprih Suhartono kembali dipilih menjadi Ketua Pusat Paguyuban Penghayat Kapribaden untuk periode 2017-2022, dengan Sekjen yang sama yaitu Endang Retno Lastani. 
"Terima kasih amanah yang diberikan para putro-putro Romo semua. Terus lestarikan kearifan lokal, agar tuntunan luhur kepercayaan dapat diketahui semua," ungkap Suprih, Senin (13/11/2017) siang. 

Para pengurus Kapribaden Provinsi DKI Jakarta
Suprih menjelaskan, dalam munas disusun program-program kerja selama lima tahun ke depan, dan juga suatu bentuk eksistensi dari paguyuban agar terus lestari dan berkesinambungan. Suprih menegaskan, para penghayat kepercayaan agar tidak malu atau takut untuk menunjukkan identitasnya, para penghayat memiliki hak-hak sipil yang sama dengan warga negara Indonesia lainnya. 
"Jangan takut tunjukkan identitasnya, kalau tidak kita, siapa lagi, agar kepercayaan sebagai warisan luhur ini tetap lestari," imbuh dia yang mengaku turut berjuang bersama kepercayaan lainnya hingga Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan agar kolom agama di KTP dan KK juga boleh diisi dengan kepercayaan dari masing-masing penghayat kepercayaan di Indonesia. 

Dirinya juga menyerukan khususnya kepada para penghayat Kapribaden untuk terus mengembangkan ajaran luhur lokal tersebut, dimana wahyu diterima Romo Heru Cokro Semono, putra asli Purworejo Jawa Tengah, yang pernah berkiprah di kesatuan Marinir AL. 
"Mari kita ikut memayu hayuning bawana, dan juga menghargai keyakinan warga lainnya. Momong kadhang apapun bentuk lakunya, Romo Semono adalah manusia terpilih Gusti Ingkang Moho Suci, yang menerima ajaran, dan ajaran luhur itu kita terima dan terus lestarikan," beber Suprih yang mengajak semua untuk mengembangkan sikap sabar, narimo, ngalah, tresno welas asih dan ikhlas. (tim kj)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More