Senin, 29 Januari 2018

Penyerang Pengasuh Ponpes Al-Hidayah Ternyata Gila

JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID - Penyerang KH Umar Basri, pengasuh Pondok Pesantren Al Hidayah, Santiong Cicalengka, Asep Ukin dinyatakan mengalami gangguan jiwa alias gila. Laporan ini terungkap berdasarkan laporan pihak kepolisian yang memperoleh penjelasan dari keluarga pelaku.

Menurut Enjang (65) kaka pelaku di yang tinggal Kampung Pangantingan RT 02/01 Desa Jangkurang, Leles, Garut, tersangka Asep diduga mengalami gangguan kejiwaan setelah bercerai dengan istrinya dan berpisah dengan dua anaknya. Gangguan jiwa tersangka kata Enjang, kambuhnya hanya sewaktu-waktu-kambuhan.

"Apabila penyakitnya kambuh, pihak keluarga selalu membawa dan mengobatinya ke rumah sakit jiwa. Terakhir berobat di RSJ Cisarua sekitar bulan Mei 2017. Sakitnya sudah 35 tahunan, " kata Enjang.

Yeye, adik tersangka yang ditemui di Kampung Mekarjaya RT 01/06 Desa Rancasalak, Kecamatan Kadungora, Garut menambahkan, bahwa kakaknya suka pergi agak lama, tapi nanti kembali lagi ke rumah. Yeye menambahkan, kakaknya tersebut kini tinggal sendirian di Kampung Babakan Rancasalak, Desa Rancasalak Kecamatan Kadungora, Garut.

"Urusan makan dan kebutuhan lainnya, keluarga masih mengurusnya sampai sekarang. Jadi sebenarnya masih dalam pengawasan keluarga," tandas Yeye. 

Tersangka Asep belakangan diketahui pernah mengenyam pendidikan dasar di pesantren Santiong Cicalengka, pesantren Cikuya dan pesantren Kudang Limbangan.

Penganiayaan yang dialami KH Umar Basri yang akrab dipanggi Ceng Emon terjadi pada Sabtu (27/1/2018) sekitar pukul 05.10 Wib bertempat di Kampung Santiong RT 004/001 Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka Kabupaten Bandung. Kapolsek Cicalengka, Kompol Asep Gunawan dalam laporannya mengatakan berdasarkan keterangkan saksi Engkos Koswara warga Desa Tenjolaya, pelaku ketika itu menggunakan kemeja jins biru postur tubuh kurus, secara tiba-tiba memukul dan menganiaya korban yang sedang wirid.

"Pelakunya ikut salat subuh berjamaah bersama santri-santri. Setelah salat subuh, maka para jamaah dan santri keluar dari Masjid Al-Hidayah. Pelaku tiba-tiba langsung memukul Kyai Umar yang lagi wiridan," kata Engkos. (sm) 



0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More