Jumat, 02 Februari 2018

Tiga Isu Sensitif Ini Bisa Lemahkan Jokowi di Pilpres 2019

JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID - Ada tiga isu sensitif bisa melemahkan posisi Joko Widodo (Jokowi) untuk mengikuti konstetasi Pilpres 2019 mendatang. Tiga isu antara lain menyangkut persoalan ekonomi, primordial dan tenaga kerja asing.

Hal itu terungkap melalui hasil survei LSI Denny JA yang dilaksanakan 7-14 Januari 2018, dengan menggunakan random sampling (acak) melalui wawancara tatap muka 1.200 responden.

Untuk isu ekonomi sebesar 48,4% responden mengatakan pengangguran semakin meningkat. Sementara kebutuhan pokok 52,6% responden menyebutkan semakin berat. Responden juga mengatakan lapangan pekerjaan semakin sulit di dapat sebesar 54%.

Sedangkan isu primordial, dalam laporan tersebut menjelaskan bahwa Jokowi bukan favorit bagi publik yang tidak menyetujui gagasan agama perlu dipisahkan dengan politik. Mayoritas publik tidak setuju terhadap pemisahan agama dan politik.

Bagaimana dengan isu buruh asing? Mayoritas publik tidak pernah mendengar mengenai isu buruh asing dengan persentasi 58,3%. Tetapi publik yang tahu mengenai isu buruh asing, mayoritas tidak suka dengan adanya tenaga kerja asing tersebut, dengan persentasi sebesar 58,3%.

Dengan demikian, Jokowi akan semakin kuat posisinya pada pilpres mendatang, jika isu-isu ini bisa dikelola dengan baik. Sebaliknya, Jokowi akan melemah seandainya tiga isu yang dianggap sensitif ini diabaikan. Kendati demikian, Jokowi masih menjadi capres terkuat pada Pilpres 2019 mendatang.

Masih kuatnya Jokowi disebabkan karena dua hal utama, yakni elektabilitas Jokowi unggul dibandingkan dengan calon-calon lainnya dan kepuasan terhadap kinerja Jokowi sekarang di atas 70%. (sm)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More