Jumat, 05 Oktober 2018

Indonesia Menangis, Butuh Tangan-tangan Malaikat yang Simpati dan Empati


catatan : Ketum Komite Wartawan Reformasi Indonesia-Ozzy Sulaiman Sudiro

Gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah menjadi duka bersama (foto net)
"Indonesia menangis", Ibu Pertiwi berduka. Setidaknya kita turut merasakan apa yang dirasakan keluarga kita di Palu, Donggala, Sigi-Sulawesi Tengah hingga Nusa Tenggara Barat (NTB), yang masih mengais harapan dari tangan-tangan malaikat yang turut simpati dan empati.
Tidakkah kita terenyuh, bergetar sebagai bentuk nurani kemanusiaan kita. Tidakkah kita sejenak turut pilu atas musibah ini, dibanding bercanda gurau, bicara politik hanya untuk menunjukkan fanatisme atau sebagai bentuk partisan, ketawa ketiwi memperlihatkan keegoisan individulisme kita sebagai mahluk sosial, atau mungkin kita sebagai manusia mulai pudar rasa kemanusiaannya. Mari kita renungkan? (*)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More