Kamis, 17 Oktober 2019

Tokoh Bangsa Tunjukkan Sikap Kenegarawanan, Suyoso Nantra : Semangat Membangun Bangsa Bersama

Suyoso Nantra
PENAJAM, KABARINDONESIA.CO.ID-Kehidupan bangsa yang harmonis, saling menghormati serta kondisi yang kondusif, menjadi harapan semua pihak, semua anak-anak bangsa. Hal ini disampaikan pemerhati sosial politik tanah air, Suyoso Nantra SSos MM, mencermati perkembangan kehidupan bangsa kekinian. 

Suyoso Nantra mengapresiasi tokoh-tokoh bangsa, para pemimpin, elit politik, yang menunjukkan jiwa negarawannya, hal itu memberikan efek positif bagi kehidupan berbangsa dan bernegara. 

"Memang sudah sepatutnya, para pemimpin bangsa, para elit politik, menunjukkan sikap kenegarawanan, kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Itu sangat penting, demi tetap terjaganya persatuan dan kesatuan bangsa," sebut Suyoso Nantra yang juga penasehat kabargroup, Kamis (17/10/2019). 

Ketua MPR menemui SBY
"Dengan contoh baik dari para tokoh bangsa, rakyat di bawahnya akan mencontohnya. Hingga menggema kehidupan yang harmonis, suasana kondusif, saling bersama-sama membangun bangsa sesuai dengan bidang dan jalur masing-masing," imbuh Suyoso Nantra.

Suyoso Nantra juga menilai kiprah positif Ketua MPR Bambang Soesatyo dan jajarannya, yang bergerak cepat menemui tokoh-tokoh bangsa, merangkul semua, dan mengundang semua pada pelantikan presiden-wakil presiden 20 Oktober 2019.
Seperti kesediaan dua tokoh bangsa, Megawati dan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menghadiri undangan pelantikan presiden-wakil presiden, keduanya menunjukkan sikap kenegarawanan. 
"Itulah harapan kita semua, ciptakan iklim berbangsa dan bernegara yang kondusif. Apalagi tugas-tugas ke depannya semakin berat dan kompleks, membutuhkan semangat kebersamaan yang kuat," saran Suyoso Nantra. 
 
Untuk diketahui, Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama para Wakil Ketua MPR RI mengunjungi Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, di kediamannya di Cikeas, Bogor. Kehadiran Pimpinan MPR RI untuk mengantarkan undangan pelantikan presiden dan wakil presiden serta mendiskusikan berbagai agenda MPR RI lima tahun ke depan. Kiprah SBY sejak mengabdi di TNI, menteri hingga sepuluh tahun memimpin Indonesia, tentu menghasilkan pemahaman yang mendalam tentang kondisi kebangsaan.

Kepada Pimpinan MPR RI, Susilo Bambang Yudhoyono menyatakan kesediaannya untuk hadir dalam acara pelantikan Presiden Joko Widodo dan Wapres KH Ma'ruf Amin, 20 Oktober mendatang.
Kehadiran Presiden Republik Indonesia ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono dan Presiden Republik Indonesia ke-5 Megawati Soekarno Puteri ini akan kian mengukuhkan kekompakan para elit politik dan tokoh bangsa. Bamsoet juga menyampaikan bahwa Bangsa Kita saat ini hanya tinggal memiliki dua mantan Presiden Republik Indonesia sebagai tokoh bangsa. Pertama, Ibu Megawati sebagai Ibu bangsa dan Bapak SBY sebagai Bapak bangsa. “Kehadiran Ibu bangsa dan Bapak bangsa ini tentu akan kian meneduhkan perpolitikan tanah air. Sekaligus memberikan pesan kepada dunia bahwa suhu politik Indonesia sangat kondusif dan para pemimpin bangsanya kompak,” ujar Bamsoet usai bertemu SBY di Bogor, Rabu malam (16/10/2019). (*/ki)

0 komentar:

Posting Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More