Rabu, 14 April 2021

Ketua MPR Apresiasi Kapolri Luncurkan Aplikasi SIM Online Nasional

 Peningkatan Pelayanan kepada Masyarakat

Kapolri Listyo Sigit melaunching aplikasi SIM online nasional, SIM Nasional Presisi  (ist/kg)
JAKARTA - Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo mendampingi Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo meluncurkan aplikasi SIM online SINAR (SIM Nasional Presisi) yang dikembangkan Korlantas Polri. 

Aplikasi SINAR bisa didownload di App Store dan Play Store pada berbagai tipe smartphone. "Saya mengapresiasi langkah Kapolri meluncurkan aplikasi SIM online SINAR. Setelah sebelumnya meluncurkan electronic traffic law enforcement (e-TLE) atau tilang elektronik. Dengan aplikasi SINAR masyarakat yang ingin memperpanjang SIM tidak perlu datang ke Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM). Tidak perlu repot memfotokopi dokumen dan membawanya dalam satu map. Serta tidak perlu membuang waktu karena padatnya antrean," ujar Bamsoet usai menghadiri peluncuran SINAR, di Jakarta, Selasa (13/4/2021). 

Selasa, 13 April 2021

Akan Digelar Turnamen Catur Indonesia Master Piala Ketua MPR

 

Pengurus Percasi saat silaturahim ke Ketua MPR Bambang Soesatyo (ist/kg)
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo bersama Kementerian Pemuda dan Olahraga serta Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB PERCASI) akan menggelar Turnamen Catur Nasional Indonesia Master, memperebutkan Piala Bergilir Ketua MPR RI dan Piala Tetap Menteri Pemuda dan Olahraga, pada 12-13 Juni 2021 di Gedung Nusantara V, Komplek Majelis, Jakarta. 

Diikuti 20 peserta dari Grandmaster (GM) dan Master Internasional. Antara lain GM Susanto Megaranto, GM Cerdas Barus, GM Novendra Priasmoro, GM Women Irene Kharisma Sukandar yang beberapa waktu lalu kolab dengan Raffi Achmad dan Uya Kuya, GM Women Medina Warda Aulia, Master Internasional Yoseph T. Taher, Master Internasional Sean W. Cuhendi, Master Internasional F. Firmansyah, Master Internasional Muhammad L. Ali, Master Internasional Danny Juswanto. 

Sabtu, 10 April 2021

"Perlu Kebijakan Khusus Akomodir Penambang Emas dan Minyak Tradisional di Jambi"

Ketua MPR Bamsoet bersama Kapolda Jambi dan Ketua DPRD Jambi
JAMBI, KABARINDONESIA.CO.ID - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendorong agar pemerintah pusat dan pemerintah daerah membuat peraturan khusus untuk menyelesaikan aktivitas penambang emas dan minyak tradisional oleh masyarakat Jambi dan sekitarnya yang dilakukan secara ilegal. 

Di satu sisi, aktivitas penambangan ilegal tersebut telah menjadi mata pencaharian masyarakat. Di sisi lain, karena penambangan dilakukan secara ilegal tanpa memperhatikan aspek keselamatan dan keamanan, justru bisa membahayakan keselamatan nyawa penambang dan masyarakat di sekitarnya. 

Bantu Korban Seroja, RSTKA Bertolak ke NTT

 Misi Kemanusiaan dengan 40 Tenaga Kesehatan 

Rumah Sakit Ksatria Airlangga melakukan misi kemanusiaan ke NTT (dok/kg)
SURABAYA, KABARINDONESIA.CO.ID - Banjir bandang akibat badai Seroja yang melanda wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), menelan ratusan korban jiwa dan meluluhlantakkan semua bangunan yang ada. Melihat besarnya bencana tersebut, Rumah Sakit Ksatria Airlangga (RSTKA) bersama tim dokter, perawat serta para relawan memutuskan berangkat ke lokasi untuk membantu para korban. 

”Informasi dari Kepala BNPB, Pak Doni Mordano sampai kemarin sudah ada 117 orang korban meninggal, 76 orang hilang serta ratusan korban luka. Karena itu RSTKA harus berangkat. Kami ingin bergabung membantu saudara-saudara yang tengah berduka,” kara direktur RSTKA dr Agus Harianto SpB, Jumat (8/4/2021). 

Jumat, 09 April 2021

Banyak Pasien Gagal Ginjal Kena Hepatitis C

KPCDI Minta Audiensi dengan DPR 

Para pengurus KPCDI yang aktif membantu para pasien cuci darah (ist/ki)
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID - Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) telah mengajukan permohonan kepada Ketua Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia, Felly Estelita Runtuwene untuk dilakukan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) terkait persoalan penularan hepatitis C pada pasien hemodialisis (cuci darah). 

Menurut Ketua Umum KPCDI Tony Richard Samosir, surat resmi bernomor: 05/KPCDI-PST/IV/2021, yang dikirimkan pada 6 April 2021 menyoroti masih masifnya pasien dengan Penyakit Ginjal Kronik (PGK) di Indonesia yang terpapar virus hepatitis C. 

Paparan itu terjadi pada saat para pasien menjalani proses hemodialisis (cuci darah). Riset KPCDI tahun 2018 dengan total responden 200 pasien hemodialisis menunjukan bahwa 45% pasien PGK terpapar hepatitis C setelah mereka menjalani tindakan hemodialisis. Jika dirinci, sebanyak 43,1% pasien PGK terjangkit hepatitis C pada usia 1-3 tahun pertama proses cuci darah. 

PABOI dan PDEI Kerahkan Tim Medis Tangani Korban Bencana NTT


Petugas medis PABOI-PDEI yang membantu menangani korban bencana NTT (dok PABOI)
LARANTUKA, KABARINDONESIA.CO.ID - Menanggapi situasi darurat bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT), Perhimpunan Ahli Bedah Ortopedi Indonesia (PABOI) dan Perhimpunan Dokter Emergensi Indonesia (PDEI) mengerahkan tim medis gabungan dari wilayah terdekat untuk segera menangani para korban. 

Tim medis yang dikerahkan terdiri dari 6 dokter spesialis ortopedi dan 1 dokter spesialis anestesi, yakni dr Muhammad Phetrus Johan Ph.D., SpOT(K), dr Hisbullah, Sp.An, KIC, dr Nur Rahmansyah, SpOT, dr Helmiyadi Kuswardhana SpOT, dr I Made Buddy Setiawan, SpOT(K), dr Sudjitoe Rante, M Biomed, SpOT(K), dr Zuwanda SpOT, serta dua orang perawat operasi ortopedi. Hal ini disampaikan  DR dr Edi Mustamsir SpOT(K) selaku Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Indonesia (PABOI). 

Kamis, 08 April 2021

Kapolda Sumut Diminta Tindak Tegas Kelompok Radikal

Siaran Pers IPW : Neta S Pane-Ketua Presidium Ind Police Watch.

Kapolda Sumut Panca Putra Simanjuntak
BELUM tuntas pengusutan kasus terorisme, kini kelompok radikal nekat unjuk gigi membuat kegaduhan yang memicu konflik di Medan Sumatera Utara. Ind Police Watch (IPW) mendesak Kapolda Sumut Irjen Pol Panca Putra Simanjuntak bertindak tegas menyapu bersih kelompok radikal tersebut dan segera memproses biang keroknya ke pengadilan. 

Jika manuver kelompok radikal ini dibiarkan, Indonesia akan terus menerus direcoki dua kelompok, yakni teroris dan kelompok radikal. Jika Kapolda Sumut tidak mampu segera menyapu bersih, Kapolri harus segera menggantinya dengan perwira yang mampu agar ketenangan dan kedamaian masyarakat Sumut terjaga, terutama di bulan Ramadan. 

IPW memberi apresiasi pada Polri yang sudah menangkap 94 tersangka teroris sejak Januari 2021. Para tersangka teroris itu ditangkap di sejumlah daerah, mulai dari Sumatera Utara, Sumatera Barat, Gorontalo, Jakarta, Jawa Barat hingga Jawa Timur. Seiring serangan teror di Makassar dan Mabes Polri, kini muncul kelompok radikal dengan aksi nekatnya. 

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM