Squad PON Taekwondo Kaltim Agendakan Training ke Korea

SAMARINDA.KABARKALTIM.NET - Negeri Ginseng sebagai negara asal muasal olahraga "baku tendang" ini akan menjadi tujuan utama para squad PON 2016 Taekwondo Kaltim melakoni "training camp" pada Juni mendatang.

Tumbuhkan Solidaritas Generasi Muda : Harkitnas ke-108 Taman Komik Nusantara dan Gerakan Literasi Sejarah

SERANGKAIAN kegiatan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 yang dilakukan oleh Endah Priyati selaku pendiri Taman Komik Nusantara yang diadakan tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2016 berlangsung seru dan meriah. Spirit menggambar komik kali ini bertema tentang perjuangan para pahlawan masa pergerakan nasional Indonesia.

Jabat Kepala BPN Jambi, Dolly Siap Rangkul Semua Elemen Masyarakat

JAMBI, KABARINDONESIA.CO.ID-Mantan Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Balikpapan, Drs Dolly Manahan Panggabean MM, kini menjabat Kepala BPN Kota Jambi. Dolly dikenal dekat dengan insan pers, awalnya pernah menjadi Humas BPN Pusat. Tak hanya dekat dengan pers, gaya kepemimpinan Dolly selalu merangkul semua elemen masyarakat.

Terios Jelajahi 7 Destinasi Sepanjang Pulau Flores

FLORES, KABARINDONESIA.CO.ID – Sukses dengan Terios 7 Wonders Sumatera Coffee Paradise (2012), Java Hidden Paradise (2013), Amazing Celebes Heritage (2014), Wild Borneo Adventure (2015), Daihatsu kembali menggelar ekspedisi ke-5 yaitu Terios 7 Wonders Tour de Flores tahun 2016 ini.

Rabu, 13 November 2019

HKN, KPCDI Bekali Ratusan Pelajar Kiat-kiat Cegah Penyakit Ginjal

JAKARTA - Komunitas Pasien Cuci Darah Indonesia (KPCDI) memanfaatkan momen Hari Kesehatan Nasional (HKN) dengan berbagi informasi dan pengalaman melalui edukasi kepada ratusan pelajar SMK Negeri 57 Jakarta.

Ketua umum KPCDI, Tony Samosir mengatakan, anak-anak atau remaja yang masih berusia muda, artinya mereka yang belum mengalami penyakit ginjal perlu menerapkan pola atau kebiasaan hidup yang baik supaya mencegah penyakit ginjal di masa depan.

“Usia remaja sedari awal harus mengenali gejala penyakit ginjal agar kita bisa mencegahnya sejak dini,” kata Tony dalam diskusi bertajuk “Kenali Gejala Penyakit Ginjal” yang digelar oleh KPCDI bersama Fresenius Medical Care, di aula SMKN 57 Jakarta, Selasa (12/11/2019).

Selasa, 12 November 2019

Turunnya Wahyu Panca Gaib : Putro-putro Romo dari Seluruh Indonesia Datang ke Purworejo

Ketua Paguyuban Penghayat Kapribaden Purworejo Bagiyo (tengah) di Sasono Adiroso, Kalinongko-Loano (foto sigit w/kj)
PURWOREJO, KABARINDONESIA.CO.ID-Warga Penghayat Kapribaden dari seluruh Indonesia, sudah berdatangan ke Purworejo, mengikuti rangkaian peringatan 64 tahun turunnya Wahyu Panca Gaib. Pantauan kabarjateng.co.id Senin (11/11/2019) di Sasono Adiroso di Kalinongko Kecamatan Loano-Purworejo, segala persiapan sudah dilakukan. Mulai dari pemasangan tenda, dapur umum, parkir hingga panggung untuk pagelaran wayang kulit. 

Ketua Paguyuban Penghayat Kapribaden Kabupaten Purworejo Bagiyo ditemui media ini membenarkan, para kadhang putro Romo Herucokro Semono dari berbagai daerah di Indonesia sudah berdatangan. 

Minggu, 10 November 2019

Sarasehan Kebangsaan di Gor WR Supratman : Branding Purworejo Kota Pejuang

Dihadiri Ganjar Pranowo, Berbagai Pertunjukkan Menarik Disajikan 

Sarasehan kebangsaan di Gor WR Supratman, tampak Atmaji bersama Dion Agasi dan Wabup Yuli Hastuti (foto mustaqim)
PURWOREJO, KABARJATENG.CO.ID- Pesan-pesan kebangsaan dan kepahlawanan, menggelora dalam sarasehan kebangsaan, memperingati Hari Pahlawan tahun 2019 di Gor WR Soepratman Purworejo, Minggu (10/11/2019) pagi. 

Acara yang dimotori paguyuban alumni SMA Negeri 1 Purworejo atau Paguyuban Muda Ganesha (MG) tersebut, sekaligus memperkuat branding Purworejo sebagai 'Kota Pejuang'. 

Sarasehan berlangsung meriah, dihadiri ribuan tamu undangan dari berbagai unsur, mulai dari pejabat pemerintahan, BUMN/BUMD, tokoh-tokoh masyarakat, perwakilan MG lintas angkatan hingga komunitas-komunitas. 



Gubernur Ganjar Pranowo yang hadir dalam acara mendapat apresiasi (foto mustaqim)
Di tengah semaraknya acara, muncul Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang menyempatkan hadir usai memimpin upacara Hari Pahlawan tingkat Jawa Tengah di Desa Wareng Kecamatan Butuh-Purworejo. 

Tampak pula Kasubdit Program Evaluasi dan Dokumentasi Direktorat Kesenian Kemendikbud RI, Kuat Prihatin, Wakil Bupati Purworejo Yuli Hastuti, Ketua DPRD Dion Agasi Setiabudi SIKom, jajaran forkopimda, sejumlah petinggi partai dan kepala-kepala OPD di Kabupaten Purworejo. 

Sejak pagi hingga siang, pertunjukan tersaji sambung menyambung. Seratusan seniman lintas generasi yang tergabung dalam Sanggar Tari Prigel, tampil memukau lewat pagelaran kolosal berjudul 'Napas Juang'. 

Gelora kepahlawan juga diangkat melalui lagu-lagu oleh Paduan Suara SMAN 1 Purworejo dan sejumlah sekolah lainnya. Adapula tausiah kebangsaan yang disampaikan Yudi Latif PhD. 


Ketua Umum MG Dwi Wahyu Atmaji dengan riwayat singkatnya (foto mustaqim)
Sementara penyanyi senior papan atas, Dewi Yull, yang sengaja diundang khusus, tampil menghibur di acara  pemuncak. Sekretaris Menpan-RB yang juga Ketua Umum MG Dwi Wahyu Atmaji mengungkapkan, sarasehan kebangsaan kali ini menjadi tindak lanjut deklarasi Purworejo Kota Pejuang yang dilakukan saat Napak Tilas Perjuangan Tentara Pelajar pada 11 November 2018 lalu. 

Harapannya, branding Purworejo Kota Pejuang dapat terus menggelora dan menjadi motivasi masyarakat untuk meneladani semangat para pahlawanan dalam berjuang membangun bangsa ini. 

“Ini menjadi bagian untuk memotivasi pembangunan di Kabupaten Purworejo pada khususnya dan Indonesia pada umumnya,” ungkap Atmaji-akrab Dwi Wahyu Atmaji disapa. 

Selain apresiasi khusus kepada Gubernur Jateng yang bersedia hadir, Atmaji juga menyampaikan penghargaan kepada sejumlah pihak yang memberikan dukungan, antara lain Kemendikbud, Kemenpar dan beberapa BUMN. 

“Apresiasi yang tinggi untuk adik-adik dan teman-teman pelaku seni yang dalam sarasehan ini menunjukkan semangat luar biasa,” kata Atmaji yang mendaftar calon Bupati Purworejo lewat PDI Perjuangan. 

Sementara Ganjar Pranowo menegaskan, Purworejo layak menjadi Kota Pejuang mengingat banyaknya pahlawan nasional kelahiran Purworejo, seperti sang komponis besar pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, WR Soepratman. 

Hal itu harus menjadi motivasi, khususnya generasi muda, untuk membangun Kabupaten Purworejo. “Purworejo akan mendapatkan manfaat pertama dari adanya  Yogyakarta International Airport (YIA) karena menjadi daerah penyangga. Diharapkan semua diaspora bisa membantu, pemuda harus bisa mengangkat potensi,” pesan Gubernur. 

Ganjar juga memberikan apresiasi atas kreativitas peringatan Hari Pahlawan yang digelar. Salah satu yang menjadi pusat perhatiannya yakni penampilan sosok penyanyi cilik dengan suara merdunya. Ganjar pun memberikan hadiah sepeda. kepasa si penyanyi cilik tersebut. 

Sementara itu, Bupati Purworejo Agus Bastian dalam sambutan yang dibacakan Wabup Yuli Hastuti mengungkapkan, Hari Pahlawan menjadi momentum penting dan inspiratif bagi Kabupaten Purworejo. Menurut Bupati Agus Bastian, predikat Kota Pejuang layak disandang karena di kabupaten ini banyak putra daerah mendapat gelar pahlawan. 

"Hari Pahlawan bisa memunculkan semangat baru dalam implementasi nilai kepahlawanan dalam kehidupan sehari-hari," ungkap Bupatyi Agus Bastian. (gm)

"Spirit Para Pahlawan Harus Diterapkan guna Menjaga Keutuhan NKRI"

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo menegaskan bahwa bangsa yang besar adalah bangsa yang selalu mengenang jasa para pahlawannya. Karenanya, seluruh lapisan masyarakat di Indonesia diminta tak hanya sekadar mengingat jasa para pahlawan yang telah mendedikasikan dirinya untuk kemerdekaan Republik Indonesia. Tetapi, juga menerapkan spirit para pahlawan dengan menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Saat ini perjuangan yang kita lakukan bukan lagi mengangkat bambu runcing ataupun senjata. Ancaman nyata saat ini adalah masalah intoleransi dan radikalisme. Tugas kita bersama untuk menjaga keutuhan NKRI," ujar Bamsoet usai mengikuti Upacara Peringatan Hari Pahlawan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta, Minggu (10/11/2019).

Jumat, 08 November 2019

Empat Pilar MPR Prasyarat Bangsa Indonesia Berdiri Kuat dan Meraih Kemajuan

JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengingatkan, dinamika lingkungan strategis global kini diwarnai kompetisi dan perebutan pengaruh negara-negara besar yang menempatkan Indonesia pada pusat kepentingan global. Jika tidak siap, Indonesia dapat saja tergilas dalam kompetisi global yang tidak mengenal batas dan waktu. Berbaurnya ancaman militer dan nonmiliter, disisi lain semakin mendorong terciptanya dilema geopolitik dan geostrategis global yang sulit diprediksi dan diantisipasi.

"Dalam bidang pertahanan-keamanan, kita menghadapi perang siber, intoleransi, radikalisme, terorisme, serta berbagai ancaman kejahatan lainnya yang mengancam persatuan dan kesatuan bangsa. Yang tidak kalah serius dan perlu diwaspadai secara sungguh-sungguh adalah ancaman terhadap ideologi kita, Pancasila. Berimbas kepada ancaman terhadap adab sopan santun, tradisi dan seni budaya, serta warisan kearifan lokal bangsa." ujar Bamsoet dalam Seminar Nasional Sespimti Polri Dikreg ke-28, 'Pembangunan SDM Unggul dan Pancasilais guna Menyongsong Indonesia Emas 2045', bersama Wakil Presiden Ma’ruf Amin, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dan Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono di Jakarta, Jumat (8/11/2019).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More