Squad PON Taekwondo Kaltim Agendakan Training ke Korea

SAMARINDA.KABARKALTIM.NET - Negeri Ginseng sebagai negara asal muasal olahraga "baku tendang" ini akan menjadi tujuan utama para squad PON 2016 Taekwondo Kaltim melakoni "training camp" pada Juni mendatang.

Tumbuhkan Solidaritas Generasi Muda : Harkitnas ke-108 Taman Komik Nusantara dan Gerakan Literasi Sejarah

SERANGKAIAN kegiatan memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-108 yang dilakukan oleh Endah Priyati selaku pendiri Taman Komik Nusantara yang diadakan tepat pada peringatan Hari Kebangkitan Nasional 20 Mei 2016 berlangsung seru dan meriah. Spirit menggambar komik kali ini bertema tentang perjuangan para pahlawan masa pergerakan nasional Indonesia.

Jabat Kepala BPN Jambi, Dolly Siap Rangkul Semua Elemen Masyarakat

JAMBI, KABARINDONESIA.CO.ID-Mantan Kepala Badan Pertahanan Nasional (BPN) Kota Balikpapan, Drs Dolly Manahan Panggabean MM, kini menjabat Kepala BPN Kota Jambi. Dolly dikenal dekat dengan insan pers, awalnya pernah menjadi Humas BPN Pusat. Tak hanya dekat dengan pers, gaya kepemimpinan Dolly selalu merangkul semua elemen masyarakat.

Terios Jelajahi 7 Destinasi Sepanjang Pulau Flores

FLORES, KABARINDONESIA.CO.ID – Sukses dengan Terios 7 Wonders Sumatera Coffee Paradise (2012), Java Hidden Paradise (2013), Amazing Celebes Heritage (2014), Wild Borneo Adventure (2015), Daihatsu kembali menggelar ekspedisi ke-5 yaitu Terios 7 Wonders Tour de Flores tahun 2016 ini.

Rabu, 03 April 2019

Inilah Pesan Paus Fransiskus ke Rakyat Maroko

RABAT - Yang Mulia Paus Fransiskus, pemimpin tertinggi umat Katholik dari Vatikan, melakukan kunjungan resmi selama dua hari ke Kerajaan Maroko, 29-30 Maret 2019 lalu. Dalam lawatan tersebut, Sri Paus disambut langsung Raja Maroko, Yang Mulia King Mohammed VI bersama para pembesar kerajaan dan rakyat Maroko.
Pada kesempatan tersebut, Paus Fransiskus menyampaikan pidato pada upacara penyambutan resmi yang diadakan untuk menghormatinya di Esplanade Masjid Hassan, Sabtu (30/3/2019). Dalam pidatonya, Paus mengungkapkan kegembiraannya dapat mengunjungi dan bertemu Raja serta rakyat Maroko.
Berikut pidato lengkap Sri Paus di depan rakyat Maroko.
"Yang Mulia Raja Maroko, Yang Mulia Otoritas Terhormat Kerajaan Maroko, Anggota Korps Diplomatik, para sahabat semua!
As-Salam Alaikum!

Senin, 01 April 2019

DPR Luncurkan Perangkat Bantu Daring Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan

JAKARTA - DPR RI terus membuat gebrakan baru guna memperkuat tradisi intelektual DPR RI sebagai pusat ilmu pengetahuan tentang keparlemenan. Bekerjasama dengan ASEAN Parlimentarians for Human Right (APHR) dan National Democratic Instituite (NDI), Bamsoet meluncurkan perangkat bantu daring (online toolkit) tentang Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan (KBB) yang bisa diakses di situs www.forb-asia.org. Website tersebut juga akan ditautkan dalam situs resmi DPR RI di www.dpr.go.id

"Dalam website tersebut terdapat berbagai materi yang berhubungan dengan hak asasi manusia. Khususnya yang berhubungan dengan kebebasan beragama dan berkeyakinan. Setiap anggota DPR RI dapat memanfaatkan perangkat bantu daring tersebut untuk membagikan berbagai pengalaman mereka tentang Indonesia. Meskipun majemuk dan plural dari sisi agama dan keyakinan, tapi rakyat Indonesia bisa hidup berdampingan secara damai dan harmonis," ujar Ketua DPR RI Bambang Soesatyo atau Bamsoet saat meluncurkan perangkat bantu daring KBB, di Gedung DPR RI, Jakarta, Senin (1/04/2019).

Minggu, 31 Maret 2019

"Dua Capres Sudah Jadi Korban Fitnah, Stop Kampanye Hitam"

Persahabatan mengakhiri debat capres keempat, Sabtu (30/3/2019) malam (foto net)
DUA sosok calon presiden (Capres), Joko Widodo dan Prabowo Subianto, kecewa dan sudah terluka akibat fitnah dan ujaran kebencian yang selama ini dialamatkan kepada keduanya. 



Ungkapan atau refleksi kekecewaan dua sosok Capres itu hendaknya mendorong semua pihak mengakhiri kampanye hitam. Kekecewaan dua sosok Capres itu terungkap dalam debat Capres sesi IV di Hotel Shangri-La Jakarta, Sabtu (30/3/2019) malam. 



Prabowo mengaku tidak nyaman karena dituduh pro-khilafah. Sedangkan Jokowi mengaku selama ini memendam perasaan karena dia dituduh PKI. Kendati pengakuan kedua Capres tampak semata-mata sebagai adu argumentasi dalam debat, pengakuan itu jelas-jelas memperlihatkan kekecewaan kedua sosok Capres itu. 

Bahkan Prabowo sampai harus mengungkap sekilas latar belakang ibu yang melahirkannya. Fakta dari debat Capres sesi IV itu hendaknya menyadarkan semua elemen masyarakat bahwa dua sosok Capres Indonesia yang terpilih untuk berkompetisi dalam pemilihan presiden (Pilpres) pada 17 April 2019 mendatang sudah menjadi korban kampanye hitam bermuatan fitnah dan ujaran kebencian. 

Sabtu, 30 Maret 2019

Debat Keempat Capres : Mengapa Kelompok Anti Pancasila Bisa Terakomodir?

SIARAN PERS IPW : Neta S Pane-Ketua Presidium Ind Police Watch

Jokowi dan Prabowo, kembali bertemu dalam debat capres keempat Sabtu (30/3/2019)
DEBAT ke-4 Capres 2019 Sabtu (30/3/2019) malam ini menjadi penting di tengah berkembang biaknya kelompok radikal anti ideologi Pancasila, eks teroris dan para preman jalanan. Sebab debat mengusung tema "Ideologi, Pemerintahan, Pertahanan dan Keamanan serta Hubungan Internasional". Indonesia Police Watch (IPW) menilai, kedua capres harus menjelaskan, kenapa kelompok radikal yang anti ideologi Pancasila bisa terakomodir, bahkan mendapat angin dalam eforia Pilpres 2019? Sehingga kelompok radikal itu bebas mengibarkan semangat anti Bhinneka Tunggal Ika. 

Dalam debat keempat ini, kedua capres harus menyadari bahwa dalam eforia pilpres 2019 sudah berkembang biak dan berkamuflase kelompok radikal anti Pancasila, eks teroris dan preman jalanan, seolah-olah mereka adalah kekuatan capres tertentu. 

Jumat, 29 Maret 2019

Hoax dan Ujaran Kebencian Teror Demokrasi Indonesia


Bamsoet menerima cendera mata dari Kadiv Humas Mabes Polri Irjen M Iqbal
JAKARTA - Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menyerukan setiap pihak agar mengantisipasi dan memberantas berita bohong (hoax) dan ujaran kebencian (hate speech). Dikhawatirkan semakin dekatnya pelaksanaan Pemilu, akan membuat penyebaran berita bohong dan ujaran kebencian di berbagai platform media sosial akan semakin massif dan agresif.

"Berita bohong dan ujaran kebencian adalah teror bagi demokrasi. Tidak hanya di Indonesia, berbagai negara juga sedang menghadapi hal serupa. Agar bisa keluar dari serangan berita bohong dan ujaran kebencian, bangsa Indonesia harus meningkatkan literasi digital. Jangan mudah mempercayai sebuah informasi yang diterima, apalagi yang dibumbui dengan kata-kata bombastis yang disajikan tanpa fakta dan data," ujar Bamsoet saat menjadi Keynote Speaker 'Melawan Hoax untuk Menciptakan Suasana Pemilu 2019 yang Aman, Damai dan Sejuk di Media Sosial', di Jakarta, Kamis (28/03/2019).

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More