Sabtu, 24 Juli 2021

Sahabat Tani Indonesia akan Bagikan Pupuk Gratis untuk Petani

Sumaria : Sudah Lakukan Pembinaan di 29 Provinsi, MoU dengan Pabrik Pupuk di Bandung

Ketua Umum Sahabat Tani Indonesia Sumaria Daeng Toba di lokasi pertanian (ist/ki)
JAKARTA, KABARINDONESIA.CO.ID -  Ketua Umum Sahabat Tani Indonesia Sumaria Daeng Toba, baru-baru ini melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (Mou) dengan salah satu pabrik pupuk di Bandung, Jawa Barat. Hal ini diakui Sumaria saat dihubungi kabarindonesia di salah satu kawasan di Jakarta. 

"Kerja sama sudah dilakukan dengan salah satu pabrik pupuk di Bandung. Kami telah MoU,  untuk pupuk ABG Bio yang merupakan pupuk organik. Insya Allah, saya akan bagikan gratis dulu sebanyak 3.000 kemasan ABG Bio sebagai pengenalan pupuk kami karena masih baru di kalangan para petani," ungkap Sumaria, Jumat (23/7/2021) malam. 

Kamis, 15 Juli 2021

"Penuhi Kebutuhan Pangan Warga Terdampak PPKM"

catatan : Sugeng Teguh Santoso (Ketua Umum Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia)

PEMBERLAKUAN Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat Jawa Bali 3 juli sampai 20 Juli 2021, basis hukumnya Inmendagri nomor 5 tahun 2021, sebagai tindak lanjut arahan Presiden. 

Fakta di lapangan, PPKM darurat ini sama saja dengan karantina wilayah sebagaimana pasal 54 dan 55 UU nomor 6 tahun 2018 tentang Karantina Kesehatan. Pemberlakuan PPKM  berbasis Inmendagri 5 tahun 2021 dalam praktek di lapangan menimbulkan efek berantai ; penerapan sanksi denda, pelarangan dan atau pergerakan manusia antarwilayah, buruh harian, pekerja UMKM tidak dapat lagi uang untuk biaya hidupnya sementara bantuan langsung tunai (BLT) terbatas pada orang-orang masuk kategori miskin. 

Dalam penegakannya menimbulkan masalah. Inmendagri bukanlah regulasi yang memiliki kekuatan paksa dalam bentuk sanksi. Hanya UU yang bisa menerapkan sanksi pidana ataupu administratif. Denda adalah jenis sanksi pidana untuk pelangggaran ringan dengan sidang tipiring. 

Rabu, 14 Juli 2021

Ketua MPR Apresiasi Polri Bongkar Penimbun Obat Penunjang Penyembuhan Covid-19

Bambang Soesatyo
JAKARTA - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mengutuk keras tindakan distributor yang menimbun obat-obatan penunjang penyembuhan Covid-19. Sekaligus mengapresiasi langkah kepolisian membongkar gudang obat milik distributor PT ASA di Kompleks Pergudangan Kalideres, Jakarta Barat, Senin (12/7/2021), yang diindikasikan menimbun Azithromycin, Paracetamol hingga Dexamesthason, yang digunakan sebagai terapi penyembuhan pasien Covid-19.

"Siapapun yang menimbun obat, tabung oksigen maupun berbagai sarana dan prasarana penunjang penyembuhan pasien Covid-19, patut dipertanyakan rasa kemanusiaannya. Tindakan tersebut sangat keji, mencari keuntungan di tengah penderitaan dan bahkan nyawa orang lain. Akibat ulah mereka, banyak nyawa tidak bisa segera tertolong. Rakyat yang sudah menderita akibat Covid-19, juga harus menderita karena kelangkaan obat dan sarana penunjang lainnya," tegas Bamsoet di Jakarta, Rabu (14/7/2021). 

NEWS UPDATE

SPACE AVAILABLE

POPULER

INFO LOWONGAN KERJA

JADWAL PENERBANGAN BANDARA SAMS SEPINGGAN BALIKPAPAN

INFO CUACA KALTIM